Tugas Koneksi antar materi modul 1.1 (Filosofi Pemikiran Ki Hadjar Dewantara)

Umiatun, S.Pd (CGP angkatan 11)


Pertanyaan Pemantik :

  1. Apa yang saya percaya tentang murid dan pembelajaran di kelas sebelum saya mempelajari modul 1.1?
  2. Apa yang berubah dari pemikiran atau perilaku saya setelah mempelajari modul ini?
  3. Apa yang dapat segera saya terapkan lebih baik agar kelas saya mencerminkan pemikiran KHD?

    Sebelum saya mempelajari modul 1.1 tentang filosofi pemikiran KHD, saya menganggap bahwa guru adalah satu-satunya pemimpin di dalam kelas. Semua peserta didik harus belajar sesuai dengan yang ditetapkan oleh guru tanpa memperhatikan minat dan kemampuan mereka. guru menjadi satu-satunya sumber belajar dan pembelajaran terjadi secara satu arah dengan guru sebagai pusatnya. hanya guru yang mengajar dan suara peserta didik dibatasi. dengan seperti itu saya beranggapan bahwa semua peserta didik melakukan apa yang sesuai dengan keinginan guru, maka peserta didik dapat berhasil.
    Selain itu, karakter peserta didik dapat dirubah menggunakan proses pendidikan. dengan peserta didik mematuhi semua aturan sekolah, dan perintah guru adalah mutlak untuk dipatuhi. jadi peserta didik harus berperilaku sesuai dengan keinginan guru, maka peserta didik tersebut dapat dikatakan baik. 
    Ternyata setelah saya mempelajari pemikiran KHD tentang pendidikan dan pengajaran, bahwa setiap orang bisa menjadi guru. jadi bukan hanya guru yang mengajar di dalam kelas, tapi peserta didik dapat menjadi guru untuk temannya (tutor). kemudian dari awal peserta didik terlahir dengan kodratnya masing-masing. bahwa kodrat/karakter yang sudah ada pada diri peserta didik tidak dapat diubah oleh siapa pun baik oleh guru sekalipun dalam proses pendidikan.
    Peran guru dalam pendidikan adalah menuntun (memfasilitasi/membantu) peserta didik untuk menebalkan kodrat yang masih samar-samar agar dapat memperbaiki lakunya untuk menjadi manusia seutuhnya. jadi anak itu bukan kertas kosong yang bisa digambar sesuai dengan keinginan orang dewasa. jadi siswa bukan untuk diberi perintah ataupun hukuman, akan tetapi diberi kesempatan untuk memberikan ide untuk dibuat kesepakatan bersama. hal ini tentunya bertujuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan menyenangkan. kemudian peserta didik dibebaskan untuk memilih gaya belajarnya sesuai dengan minat dan kemampuannya serta diselaraskan dengan perkembangan zaman.
    Apa yang dapat saya terapkan segera di kelas saya supaya dapat lebih baik dengan pemikiran KHD, yaitu dengan membuat perencanaan pembelajaran yang berpihak pada peserta didik (student center) dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik yang disesuaikan dengan kodrat zaman, menggunakan blended learning yaitu pembelajaran tidak hanya tatap muka tapi menggunakan teknologi dalam proses pembelajarannya. membuat kesepakatan kelas supaya kelas menjadi kondusif untuk belajar, dan guru bukan menjadi sumber belajar satu-satunya tetapi peserta didik dapat mengajar temannya (tutor sebaya). karena semua bisa menjadi guru.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RPP Logika Matematika

Mother-Seamo Lyric